Olahraga tenis lapangan di Sumatera Selatan kembali bergairah seiring dengan munculnya talenta-talenta berbakat dari berbagai kabupaten. Salah satu kejutan terbesar datang dari wilayah yang dikenal dengan sebutan Kota Nanas, di mana seorang Petenis Muda Prabumulih berhasil melaju jauh dalam turnamen tingkat provinsi. Keberhasilannya menyingkirkan pemain-pemain unggulan dari kota-kota besar membuktikan bahwa distribusi talenta olahraga kini sudah semakin merata. Kemenangan demi kemenangan yang diraihnya di babak kualifikasi membawa namanya menjadi buah bibir di kalangan pengamat tenis daerah.
Perjalanan atlet ini menuju partai puncak tidaklah mudah. Ia harus menghadapi lawan-lawan dengan jam terbang yang lebih tinggi dan dukungan fasilitas yang lebih mewah. Namun, petenis asal Prabumulih ini memiliki senjata rahasia berupa pukulan forehand yang sangat keras dan akurat. Setiap kali ia berada di garis belakang (baseline), ia mampu mengontrol ritme pertandingan dengan menempatkan bola di sudut-sudut lapangan yang sulit dijangkau. Keberhasilannya saat Tembus Final disambut dengan suka cita oleh masyarakat Prabumulih yang jarang melihat putra daerahnya berprestasi di cabang olahraga tenis tingkat atas.
Banyak penonton yang memadati tribun lapangan merasa terhibur dengan performa yang ditampilkan. Mereka menilai bahwa sang atlet memiliki karakteristik permainan yang sangat modern. Secara visual, Gaya Main yang diperlihatkannya sangat agresif namun tetap taktis. Ia tidak ragu untuk maju ke depan net guna melakukan volley mematikan saat melihat bola lawan melambung terlalu tinggi. Keberaniannya dalam mengambil risiko di poin-poin kritis menunjukkan bahwa ia memiliki mentalitas juara yang sudah terasah meski usianya masih sangat muda.
Beberapa pengamat bahkan menyebut bahwa gaya bertandingnya sangat Mirip Bintang Dunia seperti Rafael Nadal atau Carlos Alcaraz, terutama dalam hal daya juang mengejar bola kemana pun arahnya. Ia seolah memiliki energi yang tidak terbatas, mampu berlari dari ujung kanan ke ujung kiri lapangan tanpa menunjukkan tanda-tengah kelelahan yang berarti. Kombinasi antara kecepatan kaki dan kekuatan pukulan topspin yang ia lepaskan sering kali membuat lawan frustrasi karena bola yang kembali selalu memiliki pantulan yang sulit diprediksi. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta tenis yang menyaksikan pertandingannya.