Prestasi seorang olahragawan tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan di lapangan, tetapi juga sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi di meja makan. Memahami pentingnya nutrisi bagi performa fisik, Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) menjalin kemitraan strategis dengan para ahli gizi di Kota Prabumulih untuk menyusun sebuah standar Menu Katering sehat bagi para atlet mahasiswa. Program ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang presisi, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan energi masing-masing cabang olahraga, guna memastikan para talenta muda ini mencapai performa puncak mereka saat berkompetisi di berbagai ajang bergengsi tingkat nasional.
Kolaborasi ini dimulai dengan analisis mendalam mengenai kebutuhan makronutrisi dan mikronutrisi harian bagi seorang atlet yang memiliki aktivitas ganda, yaitu belajar dan berlatih. Seorang pelari tentu membutuhkan asupan karbohidrat kompleks yang lebih tinggi dibandingkan dengan atlet panahan yang lebih memerlukan stabilitas energi dan fokus mental. Tim ahli gizi di Prabumulih merancang menu yang tidak hanya sehat, tetapi juga memanfaatkan bahan pangan lokal yang melimpah, seperti ubi kayu dan buah-buahan tropis asli Sumatera Selatan. Penggunaan bahan lokal menjamin kesegaran bahan makanan sekaligus membantu menggerakkan roda ekonomi para petani di sekitar wilayah tersebut melalui sistem rantai pasok yang berkelanjutan.
Salah satu tantangan utama bagi mahasiswa adalah mendapatkan makanan bergizi dengan harga yang terjangkau namun tetap memenuhi standar higienitas yang tinggi. Melalui sistem katering yang terorganisir ini, Bapomi memastikan bahwa setiap paket makanan yang dikirimkan telah melalui kontrol kualitas yang ketat. Menu yang disajikan menghindari penggunaan bahan tambahan pangan buatan seperti penyedap rasa berlebihan atau pengawet, serta meminimalisir teknik pengolahan dengan penggorengan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Sebaliknya, metode pengolahan seperti pengukusan, pemanggangan, dan perebusan lebih diutamakan untuk menjaga integritas nutrisi dalam setiap hidangan yang disiapkan bagi para pejuang olahraga.
Selain penyediaan makanan fisik, program ini juga mencakup edukasi nutrisi bagi para atlet. Banyak mahasiswa yang belum sepenuhnya memahami pentingnya waktu makan (meal timing) dan hidrasi yang tepat. Dalam paket layanan katering ini, seringkali disertakan catatan kecil mengenai kandungan kalori dan saran waktu konsumsi terbaik agar energi dapat tersedia tepat saat sesi latihan dimulai. Pengetahuan ini sangat krusial agar mahasiswa tidak mengalami kondisi “bonking” atau kelelahan mendadak akibat kekurangan energi saat bertanding. Kolaborasi dengan ahli gizi profesional memberikan landasan ilmiah bagi para atlet untuk lebih sadar terhadap manajemen tubuh mereka sendiri sebagai instrumen prestasi.